resep wedang ronde, cara membuat wedang ronde, wedaang ronde hangat, minuman hangat

Resep dan Cara Membuat Wedang Ronde Hangat yang Istimewa

Posted on

Resep dan cara membuat wedang ronde, teman paling romantis dikala hujan turun. Siapa yang tak kenal wedang ronde, minuman tradisional yang sudah melegenda sejak dahulu. Keberadaanya di masyarakat masih sangat dekat hingga sekarang. Masih banyak sekali ditemui penjual wedang ronde, bersama gorengan dan cemilan lain yang biasanya disajikan di warung-warung sederhana khas jaman dulu. Terutama di desa-desa, masih banyak warung-warung tradisional yang menjadikan minuman ini salah satu pelengkap menu-menu tradisional lainya.

resep wedang ronde, cara membuat wedang ronde, wedaang ronde hangat, minuman hangat

Mendengar kata wedang ronde memang sudah tidak asing di telinga kita. Minuman yang banyak ditemui di pinggir jalan terutama di daerah Solo, Jogja dan sekitarnya ini memang sudah dikenal secara luas oleh banyak kalangan. Wisatawan domestik bahkan mancanegara pun hampir tidak pernah melewatkan meminum minuman yang satu ini ketika berkunjung ke Jogja. Menikmati hangatnya kuah jahe pada wedang ronde bersama syhadunya kota Jogja menjadikan moment ini sulit dilupakan banyak orang. Namun apakah kalian semua tahu dari mana dan bagaimana asal-usul minuman yang satu ini? Pada berbagai literatur sudah banyak diceritakan mengenai asal-usul minuman wedang ronde yang saat ini banyak dikenal oleh masyarakat ini.

Pada zaman dahulu diceritakan bahwa wedang ronde sebenarnya berasal dari negeri tirai bambu. Ronde merupakan makanan tradisional dari China yang kerap kali disebut tangyuan. Tangyuan inilah yang menjadi asal usul minuman ronde di Indonesia. Tangyuan dibuat dari tepung ketan, dicampur sedikit air, diberi isian, dibentuk bulat seperti bola-bola kecil kemudian direbus hingga matang. Di China, minuman ini disantap ketika ada festival Lampion atau yang sering disebut festival Yuanxiao. Ronde di China biasanya disantap bersama dengan keluarga, bahkan ada yang menyebut bahwa bentuk ronde yang bulat melambangkan kebersamaan keluarga.

Di China, ronde mempunyai 2 nama berdasarkan bagian-bagaian masyarakat. Penduduk Cina bagian utara menyebutnya dengan nama Yuanxiao (berasal dari nama Festival), sedangkan penduduk Cina bagian selatan lebih senang menyebutnya dengan tangyuan yang berarti bola bulat dalam sup. Cara penyajian ronde di dua jenis ronde ini juga berbeda-beda. Di Cina bagian selatan, ronde disajikan manis dengan isian pasta kacang, gula, wijen, sedangkan di Cina bagian utara, ronde disajikan asin dengan isian daging atau sayuran, dijadikan bahan tambahan dalam sup atau sayuran. Wah cukup berbeda ya foodies!

Di Indonesia, ronde dipercaya pertama kali mulai masuk di kota Semarang, Jawa Tengah. Banyaknya masyarakat China disana dijadikan alasan utama mulai tumbuh dan berkembangnya minuman hangat yang menggugah selera satu ini. Keberadaan masyarakat China secara otomatis membawa budaya atau kultur negaranya yang kemudian mulai dikembangkan di Indonesia. Tidak heran jika wedang ronde berkembang sangat pesat di daerah Jawa, terutama Jawa Tengah dan Jawa Timur. Wedang ronde yang banyak dikenal oleh masyarakat pada umumnya merupakan minuman dengan kuah jahe yang hangat dengan beberapa macam isian yang khas yaitu bola-bola ketan, gula merah, dan kacang yang telah disangrai.

Minuman wedang ronde merupakan minuman hangat yang sangat cocok diminum ketika hujan turun. Hangatnya kuah wedang ronde yang berasal dari jahe menjadikan minuman ini sangat pas untuk dijadikan penghangat tubuh kala dingin menyerang. Bersama dengan beberapa camilan seperti pisang goreng, minuman ini menjadi sangat istimewa untuk dinikmati bersama orang-orang terdekat maupun sendiri. Di warung-warung tradisional atau angkringan-angkringan biasanya banyak menawarkan menu minuman penghangat yang satu ini. Bahkan di zaman yang modern ini, masih banyak lho yang berjualan wedang ronde dalam kesehariannya. Biasanya wedang ronde banyak dijajakan ketika malam hari selepas maghrib. Dengan gerobak-gerobak sederhana, minuman satu ini kerap kali dijajakan di pinggir-pinggir jalanan atau tempat keramaian tertentu.

Tidak hanya dapat untuk menghangatkan tubuh, minuman ini juga sangat banyak khasiatnya lho foodies! Kandungan kuah jahe pada wedang ronde baik untuk merdakan beberapa penyakit seperti menghilangkan mabuk, mengatasi perut kembung, menurunkan kolesterol, mencegah penyakit jantung, meredakan sakit tenggorokan dan sakit kepala serta penyakit- penyakit lain. Tidak heran ya foodies, jika banyak orang-orang tua menggemari minuman yang satu ini. Kandungan-kandungan zat bermanfaat dalam jahe mampu meringankan, mencegah ataupun mengurangi resiko penyakit-penyakit tersebut. Untuk diketahui, dapat dilihat dari bahan-bahan yang ada di dalamnnya, minuman ini sangat mudah cara membuatnya. Tidak membutuhkan usaha yang keras untuk bisa menciptkan wedang ronde dengan rasa khas yang istimewa.

Nah, setelah disampaikan sedikit ulasan terkait dengan wedang ronde, lalu seperti apa ya resep dan cara membuat wedang ronde yang hangat dan istimewa ini. Mari kita cari tahu ya foodies! Resep dan cara membuatnya sangat sederhana lho, penasaran kan? Simak baik-baik tulisan dibawah ini ya!

Resep dan Cara Membuat Wedang Ronde Hangat dan Istimewa

Bahan-bahan yang dibutuhkan, meliputi:

  • 125 gram tepung ketan, pastikan kualitas ketan yang baik yang digunakan agar meghasilkan ronde yang enak
  • 1 sdm tepung tapioka
  • Air hangat secukupnya
  • Pewarna buatan menurut selera. Guankan pewarna buatan yang khusus digunakan untuk makanan
  • 1 liter air untuk merebus adonan yang sudah jadi
  • Bahan-bahan yang digunakan untuk isian, meliputi:
  • Kacang tanah secukupnya
  • Gula pasir atau gula jawa secukupnya

Bahan-bahan yang digunakan untuk kuah, meliputi:

  • 200 gram jahe bakar yang sudah digeprek untuk mengeluarkan aromanya
  • 2 lembar daun pandan
  • 100 gram gula jawa atau sesuai selera
  • 3 sdm gula pasir atau sesuai selera
  • 500 ml air atau sesuai selera

Langkah-langkah Membuat Wedang Ronde Hangat

  1. Pertama, cuci kacang yang telah disiapkan kemudian tiriskan
  2. Setelah itu sangrai kacang sampai kuning keemasan(sangrai sampai matang) kemudian dinginkan
  3. Selanjutnya, setelah kacang dingin blender bersama gula dan sedikit garam. Setelah semua diblender campur dengan sedikit air agar mudah di bentuk bulatan. Tipsnya, jika masih lembek masukkan ke dalam freezer sebentar saja agar sedikit mengeras.
  4. Campurkan tepung ketan dan tepung tapioka ke dalam adonan, kemudian tuang air sedikit demi sedikit tidak perlu hingga kalis. Kemudian berikan pewarna ke dalamnya dan aduk-aduk lagi hingga rata
  5. Adonan dibentuk bulat-bulat, pipihkan lalu masukan isi kacang kemudian tutup dan bulatkan kembali. Selnjutnya letakkan bola-bola ketan ke loyang /nampan yg sudah di taburi tepung agar tidak lengket
  6. Kemudian rebus bulatan ronde, ke dalam air yg sudah di didihkan dan biarkan hingga terapung, bila sudah terapung angkat tiriskan. Ini menandakan bahwa bola-bola ronde sudah matang dan siap disajikan bersama kuah jahe
  7. Selanjutnya rebus air bersama gula, daun pandan, sedikit garam dan jahe hingga mendidih
  8. Sajikan bola ronde dengan kuah jahe. Masukan ronde kedalam mangkok kecil kemudiam siram dengan kuah jahe dan taburi sedikit kacang sangrai

Berikut tadi sudah disampaikan secara lengkap cara membuat wedang ronde hangat yang sederhana dan nikmat ala resepmasakan.id ya foodies. Cukup mudah bukan? Kalian bisa menyajikan minuman ini ditengah-tengah keluarga ketika duduk santai di sore hari. Akan lebih nikmat jika ronde ini disajikan selagi masih hangat. Sehingga usahakan selalu panaskan terlebih dahulu kuahnya ketika akan menyajikanya. Minuman ini akan menjadi teman istimewamu bersama keluarga di rumah lho foodies! Selamat mencoba ya!